Tampilkan postingan dengan label CERITAKU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERITAKU. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Oktober 2013

CERITA KEGIATAN QURBAN IDUL ADHA 1434H


Ibadah qurban dilakukan umat islam dengan melaksanakan  penyembelihan  hewan kurban pada saat hari raya Idul Adha dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan demikian qurban dapat dipahami sebagai media untuk mengantarkan seorang hamba agar lebih dekat kepada Tuhannya.

Ibrahim, demi menjalankan perintahNYA, anak semata wayang yang paling disayangi ia relakan untuk disembelih. Padahal untuk kelahiran putra satu satunya itu Ibrahim telah sangat lama  menunggu dan merindukan kehadirannya.
Ismail lahir setelah Ibrahim berumur seratus dua puluh tahun sementara istrinya Siti Hajar  berusia sembilan puluh sembilan tahun. Kelahiran Ismail pun sempat membuat keduanya merasa kaget dan heran, setengah tak percaya apa mungkin mereka akan mendapatkan keturunan (QS. Hud:72).
Nilai-nilai pendidikan akidah yang bisa diimplementasikan dari ibadah kurban adalah keimanan Nabi Ibrahim, Nabi Ismail dan Siti Hajar kepada Allah, meskipun perintah tersebut hanya melalui mimpi dengan bertentangan dengan rasional. Sehingga bisa disimpulkan bahwa ibadah kurban tersebut adalah wujud dari keikhlasan dari seorang hamba kepada Rabb-nya. Bahkan seorang hamba tersebut bersedia mengorbankan jiwa, harta, perasaan dan apapun yang diminta oleh Tuhannya. Dalam hal ini muncullah pelajaran berharga bagi kita, khususnya bagaimana mengajarkan  pada anak usia dini tentang Keikhlasan...indahnya berbagi, dan berdekat dekat denganNya...
Maka pada Tanggal 16 Oktober 2013 hari Rabu Sekolah Alam Lembah Sroyo pada kali ke -3 di tahun berdirinya  yang ke – 3 , dengan cara yang sama… melaksanakan penyembelihan hewan qurban di lingkungan Sekolah…
Yang membanggakan adalah bagaimana proses anak anak mendapatkan hewan tersebut…mayoritas berasal dari keluarga kurang mampu, namun kami percaya bahwa ALLAH akan selalu memampukan umatNya yang mau berniat untuk lebih dekat denganNya.
Setiap hari Jumat, anak anak menyisihkan uang jajannya….Rp.100….Rp. 500… Rp.1000… selama setahun .
Jika saat Ramadhan tiba…jatah uang jajan mereka pyurrr dimasukkan di tabungan kaleng di masing masing kelas karena anak anak juga diajarkan untuk belajar puasa selama berada dilingkungan sekolah…di bulan Ramadhan...
jadi, tak ada yang tidak mungkin jika mau berniat...
dan semua terasa ringan dengan menabung  :)
Alhamdullilah…. 





Kamis, 26 September 2013

MARI BELAJAR MANDIRI BERSAMA KAMI...


Apa sih mandiri itu ??
Intip aktifitas dan suasana kegiatan kami yuukkk……

Wellcome to "SEKOLAH ALAM LEMBAH SROYO"
menunggu kehadiran teman teman kecil kami.....bersiap sebelum pukul 06.30
(stttt...meski kegiatan sekolah dimulai pukul 07.30, tapi anak anak datangnya pagi lho...malu kan kalau keduluan mereka ...)

 kali ini yang petugas piketnya BundaKris...orang tua cukup mengantar hingga pelataran atas dan anak anak menuruni tangga sendiri menuju kelasnya

 
Bunda  cukup melihat dari atas....


 yang usia 2 tahun tetap harus di dampingi karena tangga menuju kelas sangat curam,tapi bukan lantas di gendong.... sekalian melatih kekuatan otot motoriknya....


  Mengucapkan salam saat tiba di pintu gerbang 


 Bersabar untuk masuk ke ruang kelas sesuai kelompok usia...
maklum lokasi jalan yang sempit....


 Usia 2 tahun berjalan menuju ruang kelasnya...bunda cukup mengantar hingga ujung tangga...tak perlu diantar sampai ruang kelas ya...


 Namanya juga ketemu teman....sempatin ngobrol dulu...hehehe....ayo sayang...taruh tas di tempatnya dahulu...


 Terbiasa menaruh sepatu di tempatnya.... (usia 2 -3 tahun)


 Meski belum jamnya belajar karena anak anak datang pagi pagi, sempatkan dulu bertegur sapa menceritakan kegiatan di rumah...


Menaruh tasnya dengan rapi...


 Dari kedatangan hingga kegiatan mulai berlangsung, tidak ada satupun penunggu (orang tua/wali murid yang menunggui buah hatinya ) dan.....bebas dari sampah.... ^ - *



 Berwudhupun harus antri...


 Persiapan sholat DHUHA...

Kusyuk melaksanakan sholat DHUHA...


Kelompok usia 2 tahun meski belum sempurna, tapi tetap di tempat hingga akhir kegiatan


Membiasakan antri untuk bersabar ....di sentra persiapan...


qiroati  dahulu....

sambil tunggu giliran ngaji, inisiatif anak anak,  ada yang melihat lihat buku cerita bergambar, ada pula yang menggambar / mewarnai...




Pembiasaan antri  saat pengambilan snack  di kantin sekolah


Tertib makan sesuai adab dan etika.....makan dan minum sambil duduk


Tertib antri saat mengambil buku "SAMBUNG RASA" yang berisi laporan kegiatan anak anak selama berkegiatan




BERSAMBUNG



Rabu, 18 September 2013

BINTANG VS AWAN

Waktu merambah pada lintasan kegelapan..
Saat…
Kegelapan meliputi seluruh ruang di bumi,….jauhhh di langit tinggi, berkelip banyak bintang menerangi langit.
Bintang itu menebar membentuk berbagai gugus yang enak di pandang mata.
Bintang itu, menjadi sumber cahaya yang membuat gelap menjadi indah…
Bintang…. akan selalu tinggi menjulang walau hanya terlihat dalam bayangan air di bumi.
Awan…
dengan awan yang berarak putih atau hitam di langit sana. Ia terbang bergumpal meninggi menuju langit,seakan akan ialah yang tertinggi di dunia ini dan tak ada lagi yang lebih tinggi darinya. Padahal…gumpalan awan berarak itu takan ada artinya apa- apa.
Awan… tidak lebih sekedar batas pandangan manusia di langit.
Awan…membumbung tinggi tapi kosong, seakan berada di atas padahal tidak berarti apa apa.
            Ada 2 pilihan buat hidup kita di masa depan…ingin seperti bintang atau seperti awan. Keduanya adalah sebuah pilihan. Dua duanya adalah cita cita yang bisa di capai, berkembang dan maju untuk membumbung ke langit tujuan dan sebuah cita cita tetapi dengan cara dan kondisi berbeda .
            Menjadi bintang adalah mengembangkan diri dengan macam prestasi, sedangkan menjadi awan hanyalah mengembangkan diri dengan sensani namun tanpa ada prestasi.
Bintang adalah sang juara.Ia memiliki sumber cahaya berupa ilmu, keterampilan dan sikap mental yang dimiliki. Bintang memiliki wawasan dan pandangan yang luas sesuai dengan bidang yang digelutinya, membuatnya menjadi sumber pengetahuan dan inspirasi bagi dirinya sendiri dan juga bagi orang lain.
            Ia mempunyai keunggulan dan kemampuan yang membuatnya mampu bertahan di tengah kompetisi yang ketat. Keunggulan itu ditunjukkan dengan berbagai prestasi kerja yang menonjol. Dia tidak hanya sekedar bisa bicara dengan bermacam teori tapi ia berbicara dengan kerja yang memadai. Karena itu akan membuatnya selalu bersinar dimanapun ia berada.
            Bintang adalah sumber cahaya terang yang mengembangkan dirinya sendiri dan menjadi penerang bagi orang lain. Ia mampu membimbing tim dan rekan kerjanya untuk bersama sama membangun kekuatan bintang yang bersinar.
            Sebaliknya awan….
Awan membumbung tinggi di langit bukan karena bobotnya tapi justru karena ringannya. Ia mencoba menjadi buah bibir, menjadi terkenal , tetapi sebenarnya tidak memiliki prestasi apa – apa. Yang membuatnya terkenal dan menjadi buah bibir adalah sensasi kosong yang selalu dibuatnya.
            Seseorang yang menjadi awan selalu ingin terlihat tinggi di mata teman temannya. Ingin dihargai dan dihormati dalam kehidupan sehari hari. Ingin…semua yang dikatannya di dengarkan. Ingin…..semua orang memandangnya sebagai orang berprestasi.
            Tapi…sayangnya semua itu tidak didukung dengan kemampuan dan pengetahuan yang memadai, tidak mampu mewarnai kondisil lingkungan dan kehidupannya, tidak memberikan inspirasi bagi tim kerjanya, dan juga tidak mempunyai prestasi yang menonjol.
            Jangan sampai….keinginan untuk dihargai dan dihormati justru menjadikan diri sebagai pribadi yang sombong dan tinggi hati. Justru dengan segala kelebihan yang ALLAH berikan , saatnya untuk lebih merunduk merendahkan diri dan hati. Jika keinginan menjulangkan diri ke atas langit, justru akan terjebak menjadi awan yang berarak arak di langit, terbang….seakan tinggi ke angkasa, padahal kosong belaka isinya.



Rendah hati, dan menjadi bintang yang menjulang di langit
Walau dalam bayangan air sekalipun,
Bintang tetaplah menjulang tinggi..
Dan
Ketika menjadi awan yang terbang ke langit
Seakan akan tinggi, padahal tidak ada isinya apa apa

##Inspirasi di pusat kota (alun alun) bersama my hubby duduk santai  ^ - ^ menatap pekatnya malam tanpa bintang di langit     **PadaKemanaYaaa ???